Senin, 29 November 2010

Pembuat Metode Rubik Cube

 Rubik cube pertama kali di ciptakan pada tahun 1974 oleh Erno Rubik warga Hungaria yang berprofesi sebagai pemahat dan arsitek. Rubik Cube pertama kali dipasarkan di salah satu toko pada tahun 1977, karena memang butuh waktu yang cukup lama untuk berani memproduksi Rubik Cube untuk di pasarkan. Pada masa itu banyak yang belum mengenal permainan Rubik Cube ini sehingga dalam pemasarannyapun masih belum lancar. Hingga pada suatu ketika ada seorang warga hungaria yang yang Bekerja di Wina pada saat dia pulang kampung untuk sementara dia mencoba permainan Rubik Cube, dan disitulah awal kejayaan dan terkenalnya permainan Rubik Cube. Karena setelah itu, bersama dengan warga hungaria yang lain yang tinggal di London, Tom Kremer menjalin kerjasama dengan salah satu distributor mainan. Dan pada waktu itu juga, distributor tersebut langsung memesannya sebanyak satu juta biji Rubik Cube untuk dipasarkan keluara negeri. Pada tahun 1980 sang penemu permainan Rubik Cube Erno Rubik menjadi orang terkaya di hungaria, karena pada tahun tersebut penjualan Rubik Cube ciptaannya telah mencapai puncaknya. Dan pada tahun yang sama juga permainan Rubik Cube mendapat penghargaan sebagai “ Games Of The Year” . Selama dua yaitu 1980-1982 Rubik Cube terjual hingga 100 juta buah.

 

Pembuat Metode Rubik Cube

Jessica Fridrich Method :
Jessica Fridrich merupakan seorang Professor di bidang Elektro dan Komputer di Universitas Birmingham.  Beliau adalah penemu metode CFOP yang dikenal sebagai Metode Jessica Fridrich. Ketertarikan Fridrich terhadap Rubiks Bermula sejak Rubiks cube dikenalkan kepada dunia pada awal 1980. Booming Rubiks cube mulai menurun setelah Kejuaraan Dunia Rubiks cube dan orang orang mulai mengangap bahwa 23 detik (rekor dunia pada saat itu) adalah batas yang tak mungkin di kalahkan. Pada pertengahan 1997, beliau memutuskan untuk mempublikasikan Metodenya yang diestimasi mampu membuat seseorang mampu menyelesaikan Rubiks cube dalam waktu 17 detik apabila menguasai keseluruhan alogaritmanya (yang berjuamlah ratusan). Publikasi ini menggugah minat dari ribuan remaja termasuk Shotaro Makisumi untuk menguasai metode tersebut secara keseluruhan. Sejak saat itulah, gelombang baru speedcubing dimulai, Alogaritma alogaritma yang optimal mulai ditemukan. Beberapa varian metode mulai dikembangkan, berikut software, dan kompetisi dunia.
Meskipun sebagian besar orang tidak lagi menggunakan alogaritma asli temuan Jessica Fridrich, namanya tetap digunakan untuk merujuk pada metode CFOP.  Alogartima yang banyak digunakan sekarang (terutama OLL dan PLL) telah melewati proses seleksi dan optimalisasi terutama dari segi kemudahan eksekusi oleh tangan.
Sebelumnya saya telah membuat artikel tentang Jessica Fridrich, namun belum lengkap rasanya kalau saya belum jelaskan pembuat metode lainnya. Berikut adalah garis besar dari Sang Pembuat Metode.
Petrus Method :
Metode ini dirancang oleh Lars Petrus, speedcuber seangkatan Jessica Fridrich. Bila metode Fridrich tergolong metode sistematis, maka metode petrus jauh lebih intuitif.
Metode ini mengharuskan anda menggunakan logika dan kekuatan pikiran untuk membuat apa yang disebut “block buliding”. Yang pertama diselesaikan pada metode ini adalah blok 2x2x2, lalu diperluas menjadi 2x2x3. Selanjutnya seluruh edge diorientasikan, kemudian kedua sisi rubik yang tersisa diselesaikan dengan algoritma Sune, Allan, dan Niklas.
Lars Petrus mengembangkan metode ini karena merasa kurang efektif pada metode layer by layer. Dengan metode ini, Anda dapat menyelesaikan rubik dengan lebih sedikit gerakan namun lebih banyak berfikir. Metode ini lebih banyak digunakan dalam cabang fewest moves (menyelesaikan rubik dengan gerakan paling sedikit). Untuk lebih lengkapnya, kunjungi situs www.lar5.com
Waterman Method :
Metode yang lebih dikenal dengan sebutan corner-firstmethod ini umum digunakan pada sekitar tahun 1980. Orang yang berjasa mengembangkan metode ini adalah Marc Waterman. Ia telah dapat mencapai average solving time 16 detik pada paruh akhir tahun 1980-an. Salah satu cuber yang menggunakan metode ini adalah Minh Thai, juara rubik dunia yang pertama. Langkah pertama dalam metode ini adalah dengan menyusun salah satu sisi terlebih dahulu (biasanya sisi kiri), baru kemudian menyelesaikan corner pieces, lalu edge pieces dengan beberapa tahap slice turns atau gerakan lapis tengah. Paling tidak ada tujuh algoritma yang harus anda ingat. Jika tertarik, Anda dapat mencari penjelasan tentang ini di www.rubikscube.info/waterman.
Roux Method :
Metode ini dikembangkan oleh Gilles Roux. Langkah metode ini diawali dengan membangun 3x2x1 yang terletak dibagian bawah pada lapis kiri rubik. Tahap kedua adalah dengan menyusun blok 3x2x1 lainya pada lapis yang berlawanan. Setelah keempat corner diselesaikan, yang tersisa adalah enam edge dan empat center yang diselesaikan pada tahap terakhir.
Pengguna metode ini dapat memanfaatkan waktu inspeksi yaitu hak 15 detik yang diberikan kepada seorang kompetitor dalam sebuah kompetisi resmi untuk memeriksa rubiknya sebelum melakukan solving. Hal ini dikarenakan cuber dapat merencanakan penyelesaian untuk lima pieces, bukan hanya empat seperti pada metode Fridrich dan Petrus. Metode ini juga tidak terlalu bergantung pada hafalan algoritma karena seluruh tahap, kecuali tahap tiga, dilakukan dengan mengandalkan intuisi.
Metode ini tidak memerlukan banyak rotasi seperti pada metode Fridrich, dengan demikian gerakan Anda saat menyelsaikan rubik lebih efisien. untuk lebih jelasnya, kunjungi situs www.grrroux.free.fr/method/intro
Heise Method :
Metode yang meiliki tingkat kerumitan sangat tinggi ini dikembangkan oleh Ryan Heise. Yang pertama kali harus Anda lakukan adalah menyusun empat blok 1x2x2 yang saling menempel. Hal yang menarik, blok-blok ini tidak perlu memiliki warna yang sama sehingga kita leluasa untuk mengambil keuntungan terhadap blok-blok yang sudah tersusun di awal. Tahap selanjutnya, edge pieces akan diorientasikan dan secara bersamaan blok yang telah ada akan tersusun sesuai pasangannya, lalu edge yang masih tersisa diselesaikan. Bila telah selesai, barulah corner diselesaikan dalam dua tahap. Anda dapat mempelajarinya diwww.ryanheise/cube/heise_method.
Zborowski-Bruchem Method :
Metode ini dikembangkan oleh Zbingniew Zborowski dari Polandia dan Ron van Bruchem dari Belanda. Metode yang sering disingkat ZB ini dapat menyelesaikan lapis terakhir dengan tahap yang lebih sedikit dari OLL+PLL dalam metode Fridrich.
Metode ini identik dengan metode CFOP, namun pasanagan F2L terakir diselesaikan dengan cara melakukan orientasi pada edge lapis terakhir secara bersamaan. Teknik ini dikenal ZBF2L. Langkah terakhirnya yang terdiri dari corner orientation, corner permutation, dan edge permutation dikerjakan dengan satu eksekusi algoritma yang disebut ZBLL.
Keuntungan besar dari metode ini terletak pada eksekusi last layer yang sangat cepat, sebagai sebuah dari pengenalan terhadap 1211 kasus yang dapat menjadikan seseorang dapat melakukan 1 look Last Layer. Metode ini diyakini mampu membuat orang yang menguasainya dapat menyelesaikan rubik dengan waktu rata-rata 11 detik, bahkan kurang


macam macam rubik













Kamis, 25 November 2010

1.Ada berapa gambar hewan rusa yang ada di lukisan?



2.Air terjun atau manusia terjun!


3.Apakah mereka adalah penonton atau gedung?


4.Berapa banyak orang dalam gambar ini?


5.Berapa pilar yang ada, tiga atau dua?



6.Dapatkah anda menemukan empat orang dalam gambar?



7. Apakah anda mampu menebak gambar di bawah ini apa?

Foto apakah itu ? Pilih salah satu di bawah ini:
  1. Tikus
  2. Gajah
  3. Jawaban 1 dan 2 tidak berhubungan
  4. Karya seni anak seni rupa 

dibawah ini kalo dilihat secara sepintas, kita dapat melihat pepohonan, namun dibalik gambar tersebut, ada seorang yang tersembunyi, coba cari orang tersebut:
Teka-Teki Gambar, Gambar Aneh, Gambar Unik, coba hitung ada berapa wajah di gambar berikut ini

Teka-Teki Gambar, Gambar Unik,
optical illusions, Teka-Teki Gambar, Gambar Unik, Gambar Aneh,
Kalo dilihat sekilas gambar tersebut kelihatan seperti kepala kuda kan? namun sebenarnya gambar ini adalah foto sebuah gunung. bisa lihat nggak?


Mantan Ratu India Hidup dalam Kemiskinan

Mantan Ratu India Hidup dalam Kemiskinan
Liputan 6
Liputan 6 - Minggu, 14 November



Liputan6.com, Sattur: Hidup dalam kemiskinan. Itulah yang kini dijalani Appamma Kajjallappa, istri ketiga Raja Venkateswara Ettappa, penguasa di Virudhunagar, India. Bersama anaknya, dia rela hidup di sebuah gubuk dan berjuang keras untuk mendapatkan sesuap nasi.

Lho, memang ke mana harta benda peninggalan suaminya "Sudah saya sumbangkan ke rakyat," kata Appama, baru-baru ini. Bahkan, istana peninggalan juga sudah berubah menjadi sebuah sekolah demi memenuhi permintaan rakyat.

"Anggota keluarga kami sangat murah hati. Kami menyumbangkan segalanya demi kejehateraan desa. Itulah yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin," tambah Appama.

Appama menambahkan, "Mungkin dulu saya adalah seorang ratu, tapi kini saya bukan siapa-siapa lagi. Kami sangat miskin."

Beberapa penduduk desa merasa iba dengan nasib ratu mereka. Sebenarnya, Appamma bekerja di kuil saat ada perayaan ataupun persembahan. Namun, setiap kali penduduk ingin memberikan sesuatu, Appama selalu menolak. Ia beranggapan melayani kuil suci merupakan suatu kehormatan bagi dirinya.(Bernama/DES/ULF)

Gadis Dilarang Gunakan Ponsel!

Gadis Dilarang Gunakan Ponsel!

Liputan 6 - Kamis, 25 November



Liputan6.com, New Dehli: Gadis dilarang menggunakan telepon selular alias ponsel! Ini bukan hisapan jempot. "Peraturan" itu diberlakukan seorang pemimpin Sesa Panchayat di India. Tujuannya, mencegah kasus kawin lari yang banyak terjadi di negara itu.

"Larangan itu untuk mencegah mereka menikah dengan pria yang tidak disukai oleh orangtua mereka atau dari kasta berbeda," kata juru bicara Desa Panchayat Rajender Malik, seperti dilansir Zee News, Selasa (23/11).

Sebelumnya, para orangtua di desa itu juga menyuarakan kekhawatirannya. Mereka khawatir, anak gadisnya jatuh cinta kepada pria dengan kasta di bawah mereka. Walaupun banyak warga India meninggalkan sistem itu, ternyata kenyataan itu masih merupakan aib bagi kalangan keluarga tertentu.

Kasta merupakan kumpulan orang-orang yang dibedakan menurut warna atau kasta. Dalam agama Hindu, kasta terbagi atas brahmana untuk orang-orang yang berkutat di bidang spiritual, ksatria untuk para kepala dan anggota lembaga pemerintahan, waisya untuk para pekerja di bidang ekonomi, serta sudra bagi para pekerja yang mempunyai tugas melayani dan membantu ketiga kasta di atasnya.(zeenews)

Minggu, 07 November 2010

Sumpah Pemuda


SUMPAH PEMUDA




 


The idea of organizing the Second Youth Congress comes from the Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI)), a youth organization which membered students from all over Indonesia. On the initiative PPPI, congresses held in three different buildings and divided in three meetings.

The first meeting, Saturday, October 27, 1928, in Building Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein (Banteng Square now.) In his speech, chairman PPPI Sugondo Djojopuspito hope the conference will strengthen the spirit of unity in the hearts of youth. The event was followed by a description Moehammad Yamin on the meaning and relationship of unity with youth. According to him, there are five factors that can strengthen the unity of Indonesia, namely the history, languages, customary law, education, and willingness

The second meeting, Sunday, October 28, 1928, in Oost-Java Bioscoop Building, to discuss education issues. Second speaker, Poernomowoelan and Sarmidi Mangoensarkoro, argued that children should receive education nationality, must also be a balance between education at school and at home. Children also should be educated in a democratic manner.

At the closing meeting, on Clubgebouw Indonesische building on Jalan Raya Kramat 106, Sunario explain the importance of nationalism and democracy in addition to scouting movement. While Ramelan argues, the scouting movement can not be separated from the national movement. Scouting movement since the early to educate children and self-discipline, the things that are needed in the struggle.

Before the congress closed played the song "Indonesia Raya" by Wage Rudolf Supratman who played with the violin without poetry, on the advice Sugondo to Supratman. The song was greeted with a very lively by Congress participants. Congress was closed by announcing the formulation of the congress. By the youth in attendance, it is pronounced as an oath formula Faithful.


Participants

Second Youth Congress participants come from various representatives of youth organizations that exist at the time, such as Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Bond Islamieten Jong, Sekar Pillars, GN, Youth The Betawi, etc.. Among them there were also some Chinese youth as an observer, namely Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok and Tjio Djien Kwie but until now unknown background organization that sent them. Meanwhile, Thiam Kwee Hiong was present as a representative of the Jong Sumatranen Bond. Initiated by the AR Baswedan arab descent youth in Indonesia, held a congress in Semarang and proclaimed Arab Youth Pledge

place

Building on Jalan Raya Kramat 106, recited the Pledge of Youth, is a lodging house for students and students belonging Sie Liong Kok

Building 106 was renovated Kramat Jakarta Government 3 April to 20 May 1973 and inaugurated Governor of DKI Jakarta, Ali Sadikin, on May 20, 1973 as a Youth Pledge Building. This building was re-inaugurated by President Soeharto on May 20, 1974. In the course of history, never managed the Youth Pledge Building Jakarta Government, and is currently managed by the Ministry of Culture and Tourism.